Kenalilah kebenaran, maka akan kita kenali orang-orang yang berjalan di atas kebenaran itu

Archive for Agustus, 2014

Arti Sebuah Kekalahan

sunnah

Jangan sedih dengan kekalahan, bisa jadi Allah sedang menghindari kita dari kemaksiatan jika diberi kemenangan

Tak perlu meratapi kekalahan, karena bisa jadi Allah menunda kemenangan dengan kita lebih taat dan lurus di jalan-Nya

Tak patut marah karena kekalahan, karena kita sedang menuai sebab amal-amal tholeh kita

Tidak perlu salahkan orang lain karena kekalahan, bisa jadi kemenangan mereka sadarkan kita agar lebih mengikuti jalan Islam yang benar

Kekalahan terjadi karena sebab jalan ‘rusak’ yang kita ikuti, Kemenangan hanya terjadi karena sebab jalan ‘lurus’ yang diikuti

Jangan lagi menambah kekalahan dengan jalan-jalan yang pasti akan kalah, mulailah mencari kemenangan dengan jalan Kebenaran

Pilihlah kemenangan hakiki yang hanya bisa diraih dengan cara-cara syari’, bukan hanya simbol kemenangan yang justru menjadikan kekalahan abadi

Kalah bukan berarti menyerah,

Kalah bukan berarti harus marah,

Kalah bukan berarti musuh lebih hebat dari kita

Kekalahan bisa jadi karena Allah sedang memberikan hikmah, dan penyebab kekalahan adalah kita sendiri yang salah

Bukankah Allah Subhanahu wa Ta’ala telah mengabadikan dua kejadian perang yang terjadi di zaman Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, dengan Firman-Nya :

“Dan mengapa ketika kamu ditimpa musibah (pada peperangan Uhud), padahal kamu telah menimpakan kekalahan dua kali lipat kepada musuh-musuhmu (pada peperangan Badar), kamu berkata: “Darimana datangnya (kekalahan) ini?” Katakanlah: “Itu dari (kesalahan) dirimu sendiri”. (QS Ali Imran [3]: 165)

Allah menjelaskan dalam ayat  tersebut bahwa sebab kekalahan kaum muslimin adalah karena kesalahan kaum muslimin itu sendiri, sebabnya adalah karena mereka tidak mengikuti  perintah Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam dan mereka menyelisihi perintah beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam. Maka Allah pun menimpakan kekalahan kepada mereka saat itu.

Lihatlah, hanya karena kekhilafan mereka terhadap perintah Nabi, saat itu pula Allah menimpakan kekalahan kepada mereka saat itu.

Bagaimana lagi saat ini, saat kesyirikan merajalela di tengah kaum muslimin, praktik bidah menjadi warna ibadah dan maksiat menjadi sesuatu yang lumrah? laa hawla walaa quwwata illa billah…

Sumber bacaan (dengan penambahan): http://www.radiorodja.com/sebab-kekalahan-kaum-muslimin-di-zaman-sekarang-khutbah-jumat-ustadz-abu-yahya-badrusalam-lc/#ixzz3B5FGkJYX

Awan Tag